Dear You: Kenangan
II Kepadamu, sang pemilik pagi yang sepi Hai, apa kabar? ini aku, lagi! Ku harap kau takkan pernah bosan membaca tulisanku ini, seperti aku yanag tak bosan mengulik ingatan tentang kita. Kali ini aku sudah tidak memiliki perasaan terhadapmu lagi, sungguh. Tapi mungkin, aku masih memiliki setitik rindu padamu. Ini serius, tidak lebih sekadar aku merindukan temanku yang lain. Ku mohon jangan kecewa. Kau tahu, setelah kau pergi, aku berusaha dengan susah payah membuka hatiku untuk orang lain. Tapi akhirnya aku tahu, ternyata itu begitu sulit, selalu ada bayanganmu di sana, sampai akhirnya aku menemukan sesorang yang aku anggap dia special. Di mana ia selalu mengejutkanku tentang sikapnya, tentang prilakunya kepadaku yang bisa membuat rasa moodku yang sering kacau menjadi sebuah senyuman bahagia. Dia yang selalu memberi tahuku, akan selalu ada rasa manis di saat pahitnya hidup. Membuatku kembali semangat menjalani hari yang terkadang menyebalkan. Semakin aku mencoba meykink...
